Kemampuan Anak Itu Seluas Samudera

Here is a basic page layout with a right sidebar

Kemampuan Anak Itu Seluas Samudera

Darius Van Djava begitulah namanya tapi ia akrab disapa iyus. Sewaktu kelas 1 pada hari pertama datang kesekolah ia sempat menangis dipelukan mamanya. Mamanya harus menunggui didalam kelas sebentar sampai ia merasa nyaman untuk ditinggal sendiri.Hari – hari selanjutnya ia adalah seorang anak yang tidak banyak bicara tetapi ia adalah seorang anak dengan kinestetik yang cukup menonjol. Ia lebih banyak bergerak daripada bicara. Di dalam kelas ia termasuk anak yang tidak bisa duduk dengan tenang. Iyus kemudian bersahabat dengan Erick. Pada suatu hari kaki Erick terluka dan aku harus membawanya ke UKS untuk kuobati lukanya.Tanpa kusadari ternyata Iyus mengikuti kami. Kuperiksa luka Erick.

“Boleh miss lihat lukanya?” tanyaku, dan Erickpun mengangguk. Kulihat ada sedikit darah yang keluar dari kakinya. Aku kemudian menuju kotak obat dan berusaha mencari obat merah tapi aku tak dapat menemukanya.

“Wah obat merahnya habis rick, sebentar ya miss ambil dulu di meja guru”, tapi ternyata Iyus mendahului aku ia sudah berlari dan kembali membawa obat merah yang aku butuhkan dan menyodorkanya padaku.

“Terimakasih yus” kataku. Setelah menerima obat merah dari iyus aku mencari kapas tapi aku tidak bisa menemukanya. Sekali lagi secepat kilat iyus berlari dan kembali ke UKS membawa kapas yang aku butuhkan. Tanpa berkata apa – apa ia menyodorkan kapas itu padaku dan menunggu kami disana. Selesai membersihkan lukanya aku memberinya minum dan menenangkannya.

“Miss dikasih tensoplast”, kata Erick. Aku berusaha mencari tensoplas tapi tidak bisa menemukanya. Dan hari itu untuk yang kesekian kalinya tanpa kuminta Iyus telah mendahului aku untuk mengambil tensoplas di meja guru dan ia telah kembali dalam hitungan detik membawa tensoplast yang kami butuhkan. Dan hari itu kupilih iyus menjadi superkid karena telah menolong sahabatnya. Dari peristiwa itu semakin terlihatlah kinestetiknya, Iyus yang rela bolak – balik dari UKS ke ruang guru tanpa mengeluh capek demi menolong sahabatnya. Iyus juga mempunyai kecerdasan interpersonal yang hebat.

Hari selanjutnya semakin terlihat Iyus adalah anak yang punya jiwa sosial dan empati yang tinggi terhadap lingkunganya. Tak jarang ia membagi makananya untuk temanya yang hari itu kebetulan tidak membawa makanan. Iyus juga sangat menyayangi salah seorang temanya yang berkebutuhan khusus di kelas kami yang bernama Bagas.

Kecerdasan yang dimiliki oleh Iyus, jika kita rangkum menjadi sebuah kompetensi seseorang, maka Iyus sudah cukup untuk dikatakan mempunyai kemampuan afektif yang hebat. Dalam kenyataannya, kemampuan afektif dari anak kita jarang mendapat perhatian yang cukup. Bahkan jarang dianggap sebagai kemampuan. Anak baik atau anak yang mempunyai kepedulian, belum dianggap anak yang mempunyai kemampuan. Sungguh kita sering terjebak mengukur kemampuan anak dari ranah kognitif saja. Sedangkan kemampuan dalam ranah afektif dan psikomotorik tidak dianggap penting.

Hasilnya adalah betapa banyak kita melihat di media TV atau surat kabar, banyak orang pandai namun melakukan korupsi.Perilaku yang jauh sekali dari kepedulian dan akhlak lain yang baik.
Sungguh kita harus memandang kemampuan anak kita seluas samudera.
By Munif Chatib dan Miss Menur

Lorem Ipsum Dolor

Nunc et vestibulum velit. Suspendisse euismod eros vel urna bibendum gravida. Phasellus et metus nec dui ornare molestie. In consequat urna sed tincidunt euismod. Praesent non pharetra arcu, at tincidunt sapien. Nullam lobortis ultricies bibendum. Duis elit leo, porta vel nisl in, ullamcorper scelerisque velit. Fusce volutpat purus dolor, vel pulvinar dui porttitor sed. Phasellus ac odio eu quam varius elementum sit amet euismod justo.

Lorem Ipsum Dolor

Nunc et vestibulum velit. Suspendisse euismod eros vel urna bibendum gravida. Phasellus et metus nec dui ornare molestie. In consequat urna sed tincidunt euismod. Praesent non pharetra arcu, at tincidunt sapien. Nullam lobortis ultricies bibendum. Duis elit leo, porta vel nisl in, ullamcorper scelerisque velit. Fusce volutpat purus dolor, vel pulvinar dui porttitor sed. Phasellus ac odio eu quam varius elementum sit amet euismod justo.

Lorem Ipsum Dolor

Nunc et vestibulum velit. Suspendisse euismod eros vel urna bibendum gravida. Phasellus et metus nec dui ornare molestie. In consequat urna sed tincidunt euismod. Praesent non pharetra arcu, at tincidunt sapien. Nullam lobortis ultricies bibendum. Duis elit leo, porta vel nisl in, ullamcorper scelerisque velit. Fusce volutpat purus dolor, vel pulvinar dui porttitor sed. Phasellus ac odio eu quam varius elementum sit amet euismod justo.

Lorem Ipsum Dolor

Nunc et vestibulum velit. Suspendisse euismod eros vel urna bibendum gravida. Phasellus et metus nec dui ornare molestie. In consequat urna sed tincidunt euismod. Praesent non pharetra arcu, at tincidunt sapien. Nullam lobortis ultricies bibendum. Duis elit leo, porta vel nisl in, ullamcorper scelerisque velit. Fusce volutpat purus dolor, vel pulvinar dui porttitor sed. Phasellus ac odio eu quam varius elementum sit amet euismod justo.

Lorem Ipsum Dolor

Nunc et vestibulum velit. Suspendisse euismod eros vel urna bibendum gravida. Phasellus et metus nec dui ornare molestie. In consequat urna sed tincidunt euismod. Praesent non pharetra arcu, at tincidunt sapien. Nullam lobortis ultricies bibendum. Duis elit leo, porta vel nisl in, ullamcorper scelerisque velit. Fusce volutpat purus dolor, vel pulvinar dui porttitor sed. Phasellus ac odio eu quam varius elementum sit amet euismod justo.