*Dewi Komariah
Tahun ketiga ? Alhamdulillah sudah dilalui. Dan ditahun ketiga ini..
Kita terus bergerak, begitu dinamis. Terus belajar…menginventarisir apa yang telah dipelajari, mengkaji apa yang berhasil dan apa yang tidak, dan kemudian mencoba cara lain untuk membantu siswa dan juga kami, para guru tumbuh. Pergerakan dan pertumbuhan terus-menerus tidak hanya menghidupkan dan memberdayakan; tetapi juga melelahkan dan membuat frustasi. Karena perjalanan tak selamanya berjalan mulus, lurus dan lulus. Namun perjalanan ini berkelok, menanjak dan terkadang juga ada duri yang menghadang. Pertumbuhan hanya dapat dipertahankan dalam lingkungan yang didalamnya terdapat orang-orang yang senantiasa mau belajar dan belajar serta saling menghargai dan saling mendukung satu sama lainnya.

Kesalahan, salah langkah, jalan buntu, dan kegagalan adalah hal yang hampir selalu dialami oleh orang yang sedang belajar. Membuat kelasalah baru merupakan bagian penting dari pembelajaran konstruktif (Thomas R Hoerr; 162). Cara terbaik untuk menggambarkan lingkungan tempat guru dan siswa tumbuh secara konstruktif tersimpulkan dalam rekomendasi Esther Dyson (1998) untuk “membuat kesalahan baru” (h.346). Pernyataannya mendalam, penuh implikasi untuk pertumbuhan dan perkembangan :

Tidak ada yang salah dengan membuat kesalahan. berani mengambil resiko dan mencoba sesuatu yang baru adalah tindakan yang bagus, meskipun akan membuat kesalahan dalam prosesnya.
Selama kesalahan tersebut belum pernah terjadi sebelumnya, kita akan belajar dan tumbuh; buatlah kesalahan, tetapi belajarlah dari kesalahan itu sehingga tidak terulang kembali
Jika mereka mendapat manfaat dari membuat kesalahan, mereka harus diberi waktu untuk instrosfeksi

Ketika kita bergerak maju, kita menyadari bahwa apa yang tampak sebagai puncak tertinggi hanyalah dataran tinggi yang diikuti puncak lain dari kejauhan. Keberhasilan hampir selalu diiringi dengan keinginan untuk melakukan lebih banyak. Semakin bnayak yang kita ketahui, semakin kita tahu bahwa masih banyak lagi yang tidak ketahui.

Rendah hati dan sederhana adalah sikap yang selayaknya harus kita miliki dan terus kita pelihara dalam menyongsong tahun keempat (dan tahun-tahun berikutnya) SDIT Bina Muda. Dengan rendah hati kita akan terus belajar dan dengan kesederhanaan kita bangun bersama SDIT Bina Muda yang semakin inspiratif, Tetap Semangat..!!

*Kepala Sekolah SDIT Bina Muda (2008-2013)